JABAR, TULISFAKTA.COM | | Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, menerima penghargaan SIWO PWI Award pada peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Kota Serang, Banten, pada 9 Februari 2026.
Penghargaan ini diberikan dalam kategori Tokoh Peduli Olahraga sebagai pengakuan atas komitmennya dalam mendukung pembangunan fasilitas olahraga dan anggaran untuk olahraga yang berkelanjutan.
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat dan diterima oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pekanbaru, Edward Riansyah, yang mewakili Agung.
Agung Nugroho memiliki pengalaman luas di dunia olahraga sebagai mantan pembalap motor yang sukses, dengan sejumlah prestasi, seperti Juara Nasional Balap Motor Region Sumatera. Meskipun sudah pensiun dari balapan, ia tetap aktif dan memimpin Ikatan Motor Indonesia (IMI) Riau sejak 2013.
Di bawah kepemimpinan Agung, atlet balap motor Riau telah berhasil mencapai PON di beberapa wilayah. Selain dari segi olahraga, Agung Nugroho juga pernah menjabat di kepemudaan dan politik, termasuk sebagai Ketua KNPI Pekanbaru dan anggota DPRD Riau, di mana ia aktif memperjuangkan anggaran olahraga.
Sekarang, bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar, ia berfokus pada pengembangan olahraga di Pekanbaru, termasuk pembangunan Pusat Olahraga Pekanbaru di Kecamatan Kulim seluas 12 hektare.
Pusat ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas olahraga dan juga berfungsi sebagai pusat aktivitas UMKM serta ruang publik. Penghargaan SIWO PWI Award didasarkan pada indikator terkait perhatian terhadap olahraga, dukungan anggaran, dan pembangunan sarana olahraga.
Pada acara tersebut, banyak tokoh nasional, atlet, dan kepala daerah dari seluruh Indonesia juga menerima penghargaan.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Muhaimin Iskandar menyebut penghargaan SIWO PWI Award diberikan kepada tokoh yang memiliki komitmen nyata dalam membangun olahraga secara berkelanjutan.
Menurutnya, perhatian kepala daerah terhadap olahraga tidak hanya berdampak pada prestasi, tetapi juga berperan penting dalam pembentukan karakter dan pemberdayaan generasi muda.
“Olahraga adalah bagian penting dari pembangunan manusia. Kepala daerah yang memberi perhatian serius terhadap pembinaan atlet dan pembangunan fasilitas olahraga berarti sedang menyiapkan generasi yang sehat, berdaya saing, dan berkarakter,” ujar Muhaimin.
Muhaimin juga mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang konsisten mendukung olahraga melalui kebijakan dan penganggaran yang berpihak.
“Komitmen seperti ini patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi daerah lain, karena olahraga bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga investasi sosial jangka panjang,” pungkasnya. (Red)
Editor : Redaksi


