KAMPAR, TULISFAKTA.COM | | Di tengah perhatian publik terhadap integritas aparat dan netralitas media, Polsek Tapung Hulu memberikan contoh positif melalui kolaborasi religius yang tak biasa. Tidak di ruang penyidikan, melainkan di Mushola Armuzna, sinergi antara polisi, pers, dan ulama tumpah ruah dalam gema bacaan Al-Qur’an dalam acara buka puasa bersama Insan Pers Keadilan Tapung Hulu pada Jumat malam.
Acara yang tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi makan bersama ini menyampaikan pesan tajam melalui peluncuran Program Magrib Mengaji dan pembentukan Rumah Hafiz di lingkungan Polsek. Kapolsek Tapung Hulu, IPTU Riko Rizki Masri, secara tegas menegaskan bahwa institusi kepolisian kini berperan sebagai garda depan dalam membentengi moral generasi muda melalui pembelajaran Al-Qur’an.
“Kami ingin membuktikan bahwa kantor polisi bukan tempat yang menakutkan, tapi bisa menjadi kawah candradimuka bagi generasi penghafal Al-Qur’an,” tegas IPTU Riko dalam sambutannya.
Kepala KUA Tapung Hulu, H. Abdul Latip, menyampaikan nada apresiasi namun juga menekankan pentingnya konsistensi dalam menjalankan program tersebut. Menurutnya, Rumah Hafiz bukan sekadar proyek sementara semata, melainkan fondasi yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh.
“Program Rumah Hafiz ini harus terus ‘hidup’ dan dikembangkan. Jangan sampai redup setelah momentum Ramadhan usai,” ujar Abdul Latip dengan nada mengingatkan.
Puncak acara ditandai dengan pemberian penghargaan bagi para santri yang menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengaji. Berikut adalah daftar santri yang meraih prestasi:
Peringkat Nama Santri
1 Wina Saskia
2 Adia Rafa Fathina
3 Dea Faradillah
4 Dian Anggraini
5 Julia Kasih.
(Rizan)
Editor : Redaksi


