Kepercayaan Masyarakat Meningkat, Dana Tabungan BRK Syariah Tumbuh 7 Persen

PEKANBARU, TULISFAKTA.COM | | PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) menutup tahun 2025 dengan hasil yang positif. Tabungan BRK Syariah tumbuh 7 persen, dari Rp8,11 triliun di tahun 2024 menjadi Rp8,68 triliun di tahun 2025.

Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan perbankan syariah yang dijalankan secara aman, modern, dan berkelanjutan.

Edi Wardana, kepala Divisi Dana dan Digital Banking BRK Syariah, mengatakan bahwa peningkatan dana tabungan ini didorong oleh inovasi produk yang berkelanjutan serta meningkatnya kepercayaan dari nasabah.

“Pertumbuhan dana tabungan ini berhubungan dengan berbagai inovasi produk tabungan yang kami luncurkan, sehingga BRK Syariah menjadi pilihan utama bagi masyarakat untuk menyimpan dana dan memanfaatkan layanan keuangan lainnya. Selain itu, kepercayaan nasabah yang terus berkembang menjadi dasar utama pencapaian ini,” ujarnya.

Sepanjang tahun 2024–2025, Divisi Dana dan Digital Banking menerapkan sejumlah strategi untuk memperkuat dana secara efisien. Strategi ini mencakup kolaborasi dan promosi bersama merchant yang berhubungan dengan BRK Syariah, serta penambahan fitur dan pembaruan layanan digital di berbagai platform seperti BRKS Mobile, Cash Management System (CMS), dan saluran layanan lainnya.

Edi menekankan bahwa proses digitalisasi sangat krusial dalam mendorong pertumbuhan dana tabungan dan meningkatkan aktivitas transaksi nasabah.

“Di era digital saat ini, kontribusi layanan digital banking sangat besar. Frekuensi transaksi nasabah secara online meningkat, jangkauan layanan semakin luas tanpa batasan waktu dan tempat, dan hal ini berdampak langsung pada stabilitas serta keaktifan dana tabungan nasabah,” jelasnya.

Pertumbuhan dana tabungan BRK Syariah menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap penerapan prinsip syariah. Kepercayaan ini muncul dari produk dan layanan yang mudah diakses, transparan, dan dikelola sesuai syariah. Nasabah ritel, termasuk pengusaha, Aparatur Sipil Negara, dan pelaku UMKM, menjadi penyumbang terbesar dalam pertumbuhan ini, diikuti oleh nasabah korporasi.

Seluruh cabang BRK Syariah juga mencatat pertumbuhan yang merata sepanjang tahun 2025. Namun, di tengah persaingan dengan industri perbankan dan kemajuan digital banking serta fintech, BRK Syariah perlu terus melakukan edukasi tentang nilai tambah perbankan syariah.

Untuk mempertahankan pertumbuhan positif dana tabungan hingga tahun 2026, BRK Syariah telah menyiapkan langkah strategis, termasuk memperluas ekosistem digital syariah, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan institusi, serta merancang program menarik seperti royalti poin dan undian. Penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah di seluruh wilayah juga menjadi fokus utama.

“BRK Syariah berkomitmen untuk terus mengelola dana tabungan secara aman, profesional, dan sesuai prinsip syariah, dengan mengedepankan layanan yang modern dan transparan. Kami akan terus hadir sebagai mitra keuangan masyarakat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” tutup Edi Wardana. (Yudi)

 

Editor : Redaksi

Komentar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Selengkapnya

Index Berita