PEKANBARU, Tulisfakta.com | | Kepala Pemerintah Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho SE MM, meraih penghargaan Top Regional Leader Awards 2026 kategori Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kota. Penghargaan ini diserahkan dalam acara yang diselenggarakan Disway National Network (DNN) di Hotel JW Marriott Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Direktur Operasional Disway National Network, Mashudi, menjelaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar penghormatan simbolis, melainkan apresiasi terukur bagi kepala daerah yang terbukti memiliki kinerja, gaya kepemimpinan, dan inovasi yang berdampak nyata bagi kemajuan masyarakat serta mendukung agenda pembangunan nasional.
“Kami ingin mendorong standar kerja kepala daerah makin tinggi. Semakin banyak pemimpin daerah yang menghadirkan terobosan dan kerja nyata, semakin cepat pula kesejahteraan rakyat tercapai,” ujar Mashudi di lokasi acara.
Bagi Agung Nugroho, penghargaan ini menjadi bukti sekaligus tantangan ke depan. Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada penyelenggara, namun menegaskan capaian ini bukan hasil kerja sendiri.
“Alhamdulillah, terima kasih atas apresiasi ini. Bagi kami, ini bukan titik akhir, melainkan bahan bakar untuk bekerja lebih keras lagi. Semua angka dan kemajuan yang tercatat adalah buah kerja sama seluruh elemen: pemerintah, pelaku usaha, dan warga Pekanbaru,” ucap Agung saat dikonfirmasi di Pekanbaru, Jumat (12/6/2026).
Data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pekanbaru menjadi dasar utama penilaian tersebut. Pada triwulan I tahun 2026, pertumbuhan ekonomi kota ini tercatat mencapai 8 persen—angka yang berada di atas rata‑rata pertumbuhan ekonomi nasional maupun provinsi Riau.
Rincian struktur pertumbuhan menunjukkan pergerakan yang seimbang namun ada lonjakan signifikan. Berdasarkan data BPS:
– Konsumsi rumah tangga: naik 5,03%
– Konsumsi lembaga nirlaba: naik 4,13%
– Investasi atau PMTB: naik 8,55%
– Konsumsi pemerintah: melonjak 20,69%—menjadi pendorong terkuat pada periode tersebut.
Agung menegaskan, strategi utama pemerintah tetap konsisten: penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan. “Angka pertumbuhan tidak ada artinya jika hanya dinikmati segelintir pihak. Fokus kami tetap menjadikan UMKM makin berdaya, pendapatan masyarakat makin naik,” tegasnya.
Menatap sisa masa jabatan, Pemerintah Kota Pekanbaru merancang langkah keberlanjutan: perbaikan kualitas pelayanan publik, percepatan pembangunan infrastruktur pendukung ekonomi, pendampingan akses pasar dan permodalan bagi pelaku usaha kecil, serta optimalisasi pendapatan asli daerah agar tidak terlalu bergantung pada transfer pusat.
“Target akhir kami sederhana: pertumbuhan ekonomi harus diterjemahkan menjadi lapangan kerja yang cukup, peluang usaha yang terbuka luas, dan kesejahteraan yang nyata bagi setiap warga Pekanbaru,” tutup Agung. (Yudi)
Editor : Jajang N


