Rutan Kelas I Pekanbaru Resmi Menutup Kegiatan Rehabilitasi Pemasyarakatan Bagi WBP

PEKANBARU, TULISFAKTA.COM | | Rutan Kelas I Pekanbaru mengadakan acara penutupan untuk kegiatan Rehabilitasi Narkoba yang berlangsung selama tiga bulan. Program ini bertujuan untuk membina dan memulihkan warga binaan yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika. Peserta mendapatkan dukungan dan pembinaan dari berbagai pihak, termasuk Ikatan Konselor Adiksi Indonesia (IKAI) Provinsi Riau.

Acara penutupan berlangsung dengan emosional dan penuh harapan, menandai fase baru bagi peserta untuk mencapai kehidupan yang lebih baik.

Dalam laporan, Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, Erwin Siregar, memberikan penghargaan kepada semua peserta yang telah berkomitmen dalam mengikuti program rehabilitasi dengan serius. Ia menyatakan bahwa perubahan sejati dapat dimulai dari setiap individu itu sendiri.

“Yang mampu mengubah diri kita hanya diri kita sendiri. Saya berharap, jadikan masa ini sebagai awal untuk menjadi orang yang lebih baik dan mandiri,” kata Erwin, Senin (27/10/2025).

Perwakilan dari IKAI Provinsi Riau juga mengucapkan terima kasih kepada Rutan Pekanbaru dalam sambutannya karena telah menjalin kerja sama yang solid untuk Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

“Rutan Pekanbaru sangat mendukung kolaborasi dan semangat sinergi dengan IKAI. Untuk membantu mereka, yang kita perlukan adalah rehabilitasi,” kata perwakilan IKAI.

Program rehabilitasi ini menerapkan metode Therapeutic Community (TC) dengan pendekatan jangka panjang yang fokus pada perubahan perilaku melalui dukungan sosial. Dalam lingkungan TC, peserta saling bantu dan memperkuat satu sama lain untuk melepaskan diri dari ketergantungan dan kembali berfungsi positif dalam masyarakat.

Saat menutup acara, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar, memberikan penghargaan atas keberhasilan program ini. Ia menekankan bahwa rehabilitasi adalah wujud nyata dari tujuan pemasyarakatan untuk memberikan kesempatan kepada individu untuk memperbaiki diri dan berkontribusi kembali di masyarakat.

“Ketergantungan itu merusak. Pengendalian diri itu sangat penting, tidak hanya untuk warga binaan tetapi juga untuk kita semua,” tutupnya. (Yudi)

 

Narsumber : Humas Rutan Pekanbaru

Editor : Redaksi

Komentar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Selengkapnya

Index Berita