PEKANBARU, TULISFAKTA.COM Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sebagai pemegang saham tengah tengah mempersiapkan tahapan seleksi calon direksi untuk empat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik provinsi. BUMD yang menjadi sasaran seleksi adalah PT Permodalan Ekonomi Riau (PER), PT Jaminan Kredit Rakyat (Jamkrida) Riau, PT Sarana Pembangunan Riau (SPR), dan PT Riau Petroleum.
Hingga saat ini, hanya PT Riau Petroleum yang telah mengumumkan jadwal pendaftaran. Pendaftaran berlangsung mulai tanggal 9 hingga 27 Maret 2026, berdasarkan surat Nomor 04/PANSEL/RP/2026 yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Yan Dharmadi.
Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Riau, Sri Irianto, mengungkapkan bahwa pengumuman tahapan seleksi untuk BUMD lainnya akan dijadwalkan minggu depan.
“Untuk SPR dan PER Insyaallah diumumkan minggu depan,” ujarnya pada media Tulisfakta.com, Senin (16/3/2026).
Sementara itu, proses seleksi di PT Jamkrida Riau harus mengalami penundaan karena perlu menjalani proses Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Hal ini disebabkan oleh pengunduran diri Komisaris sebelumnya Elly Wardhani yang telah memasuki masa pensiun. Sebelumnya, Elly menjabat sebagai Asisten III Setda Riau.
“Jamkrida perlu RUPS dulu. Kan ada jabatan lain yang ikut diseleksi, jadi harus RUPS, setelahnya menunggu akta notaris dan kemudian penyesuaian SK Pansel,” jelas Sri Irianto.
Sebagai informasi, Surat Keputusan (SK) Pansel untuk keempat BUMD tersebut telah resmi diteken oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto. Terdapat tiga pejabat di Lingkungan Pemprov Riau yang ditunjuk memimpin pansel masing-masing BUMD.
Asisten III Setda Riau M Job Kurniawan ditunjuk sebagai Ketua Pansel untuk SPR dan Jamkrida. Kepala Biro Hukum Setda Riau Yan Dharmadi memimpin Pansel PT Riau Petroleum, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Riau Indra menjabat sebagai Ketua Pansel PT PER. (Red)
Editor : Redaksi


