Klarifikasi dan Komitmen Perbaikan dari Kanwil Ditjenpas Riau Terkait Dugaan Pembuangan Limbah Septictank di Lapas Pekanbaru

PEKANBARU, TULISFAKTA.COM | | Menanggapi pemberitaan terkait dugaan pembuangan limbah septictank yang menimbulkan bau tidak sedap di sekitar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau memberikan klarifikasi serta komitmen untuk segera melakukan langkah-langkah perbaikan.

Sebelumnya Lapas Kelas IIA Pekanbaru sempat diberitakan awak media ini dengan judul: https://tulisfakta.com/limbah-septictank-diduga-dibuang-ke-parit-2000-napi-lapas-kelas-ii-a-pekanbaru-disebut-jadi-penyebab-bau-busuk/.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Ia menegaskan bahwa pihak Lapas tidak pernah memiliki niat untuk mencemari lingkungan maupun mengabaikan aspek kesehatan masyarakat. Dugaan yang berkembang akan segera ditindaklanjuti melalui pengecekan teknis menyeluruh terhadap sistem pengelolaan limbah yang ada.

“Kami akan berkoordinasi dan bekerja sama dengan instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup serta pihak teknis lainnya, guna memastikan pengelolaan limbah berjalan sesuai standar dan tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitar,” ucapnya melalui pesan WhatsApp, Jumat (27/2/2026).

Lebih lanjut, Kepala Kanwil Ditjenpas Riau membuka ruang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk menyampaikan informasi, masukan, maupun laporan yang dapat menjadi bahan koreksi dan perbaikan. Setiap informasi yang diterima akan menjadi bahan evaluasi.

Sebagai bentuk tanggung jawab, evaluasi terhadap sistem sanitasi dan pengolahan limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru akan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Pihaknya berharap sinergi antara lapas, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat menciptakan solusi yang cepat, tepat, serta berkelanjutan demi menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan bersama. (Red)

 

Editor : Redaksi

Komentar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Selengkapnya

Index Berita