Tragedi Kematian Anak di Jalan Sontang–Duri, HIMAROHU-RIAU: Jangan Menunggu Korban Berikutnya Baru Bertindak

ROHUL, Tulisfakta.com | | Himpunan Mahasiswa Rokan Hulu Riau (HIMAROHU-RIAU) menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya seorang anak berusia 9 tahun dalam peristiwa yang terjadi di ruas Jalan Lintas Sontang–Duri, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu. Tragedi ini kini dijadikan momentum untuk menuntut perhatian serius pemerintah daerah maupun provinsi terhadap kondisi infrastruktur yang telah lama menjadi keluhan publik.

Ketua HIMAROHU-RIAU, Mexi Andrean HM, menegaskan bahwa peristiwa memilukan ini tidak boleh sekadar berlalu tanpa tindakan nyata. Persoalan kerusakan dan ketidaklayakan Jalan Sontang–Duri bukanlah isu baru, melainkan masalah yang telah berlangsung bertahun-tahun namun belum mendapatkan penanganan komprehensif.

“Kami menilai sudah saatnya ada langkah nyata dari pemerintah. Tragedi ini harus menjadi titik balik agar Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu lebih serius melakukan pembenahan menyeluruh. Keselamatan nyawa masyarakat tidak boleh terus dikorbankan akibat lambannya penanganan infrastruktur,” ujar Mexi dalam pernyataan resminya, Jumat (31/7/2026).

Berdasarkan data yang diterima pihaknya, Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto, SE, secara konsisten telah berulang kali menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan perbaikan ruas jalan tersebut kepada instansi yang berwenang selama masa jabatannya. Namun hingga saat ini, masyarakat masih menantikan realisasi penanganan yang optimal.

“Kami sangat mengapresiasi upaya konsisten Kanda Zulfahrianto yang tak lelah memperjuangkan perbaikan jalan ini dari tahun ke tahun. Aspirasi sudah berkali-kali disampaikan, namun kenyataannya masyarakat masih belum mendapatkan perubahan yang berarti,” tambahnya.

HIMAROHU-RIAU menegaskan kesiapannya untuk terus mengawal dan membersamai perjuangan masyarakat serta seluruh elemen peduli pembangunan daerah dalam menyuarakan pentingnya pembenahan Jalan Lintas Sontang–Duri agar menjadi prioritas utama pemerintah.

Pihaknya juga secara tegas mendesak seluruh Anggota DPRD Provinsi Riau Daerah Pemilihan Rokan Hulu untuk mengaktifkan fungsi representasi dan pengawasan secara maksimal. Wakil rakyat diminta tidak hanya diam, melainkan memperjuangkan penanganan ruas jalan tersebut di tingkat provinsi.

“Inilah tugas dan tanggung jawab sesungguhnya sebagai wakil rakyat. Jangan sampai masyarakat bertanya: apakah harus menunggu korban berikutnya baru persoalan ini mendapat perhatian serius dan diwujudkan dalam kebijakan nyata?” tegas Mexi dengan nada mengingatkan.

Di akhir pernyataan, HIMAROHU-RIAU mengajak seluruh pemangku kepentingan mulai dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Pemerintah Provinsi Riau, hingga DPRD Provinsi Riau untuk menjadikan tragedi ini sebagai momentum mempercepat pembenahan infrastruktur jalan demi keselamatan bersama.

Pihaknya juga menghormati proses penyelidikan yang sedang dilakukan pihak berwenang guna mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban, dan berharap hasil investigasi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi menyeluruh untuk memperkuat aspek keselamatan pengguna jalan, sehingga peristiwa serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

 

Penulis : Nazli Afnan

Editor : Jajang N

Komentar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Selengkapnya

Index Berita