PEKANBARU, TULISFAKTA.COM | | Ratusan anggota masyarakat yang peduli akan keadilan berkumpul di area depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pekanbaru hari ini. Mereka melakukan demonstrasi yang damai untuk meminta penyelesaian kasus tanah yang berkepanjangan, khususnya yang melibatkan perusahaan PT HM Sampoerna.
Para pengunjuk rasa, di bawah pimpinan Hendra, menyerukan keadilan dan mendesak agar PT HM Sampoerna dan BPN Pekanbaru segera menyelesaikan isu ini dengan transparansi. Aksi ini merupakan tanggapan terhadap cara BPN menangani masalah pertanahan yang dianggap belum memadai.
Dalam demonstrasi tersebut, para peserta membawa spanduk dan poster yang menyampaikan tiga tuntutan utama kepada BPN dan lembaga terkait:
- Menyelesaikan sengketa tanah antara masyarakat dengan PT HM Sampoerna.
- Menyelidiki secara menyeluruh dugaan kolusi antara PT HM Sampoerna dan BPN Pekanbaru.
- Mendesak BPN Pekanbaru untuk bersikap profesional dalam penanganan kasus pertanahan.
Selain melakukan orasi bergantian, para demonstran juga meminta agar kualitas layanan pertanahan di kota tersebut dapat ditingkatkan.
Sebagai tanggapan atas kehadiran massa, BPN Kota Pekanbaru segera mengambil langkah dialog dengan menemui perwakilan dari para pengunjuk rasa. Pertemuan ini bertujuan untuk mendengarkan dan membahas langsung poin-poin tuntutan yang disampaikan warga.

Masyarakat Peduli Keadilan menekankan harapan mereka agar BPN segera menanggapi dengan serius dan nyata aspirasi yang telah disampaikan. Jika tuntutan ini tidak dipenuhi dalam dua hari ke depan, mereka akan melanjutkan dengan aksi-aksi berikutnya sampai semua aspirasi terpenuhi.
Demonstrasi ini dilaporkan berlangsung dalam suasana damai dan tertib, dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian agar ketertiban dan kelancaran lalu lintas terjaga. Saat ini, situasi di sekitar Kantor BPN dilaporkan aman.
Warga sangat berharap bahwa dialog yang telah dilakukan bisa menghasilkan suatu tindakan nyata dan tindak lanjut cepat dari pihak-pihak berwenang.


