Pengusaha Judi Gelper Pekanbaru Meradang, Imbas Video Investigasi Dimuat di Tiktok

PEKANBARU, TULISFAKTA.COM | | Sebuah video investigasi yang diunggah oleh media Tulisfakta.com melalui platform TikTok mendadak diblokir dengan alasan “Pelanggaran Panduan Komunitas”. Padahal, video tersebut menampilkan fakta lapangan tentang aktivitas perjudian yang masih marak di Kota Pekanbaru, di tengah instruksi tegas dari Kapolri untuk memberantas segala bentuk praktik ilegal tersebut.

Video https://youtube.com/shorts/U1vqs6d-Vjc?si=Y42mYr2vIntmH2B5 tersebut memperlihatkan aktivitas Gelanggang Permainan (Gelper) Super 21 dan Gelper Binggo yang dikenal masyarakat, dengan pengelola bernama “Jhon Ketek”. Investigasi ini sekaligus mempertanyakan keseriusan Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., dalam menindak tegas praktik perjudian di wilayah hukumnya.

Konten tersebut ditayangkan tanpa rekayasa sebagai bentuk tanggung jawab jurnalistik dalam mendukung transparansi dan pelaksanaan perintah pimpinan tertinggi Polri. Namun ironisnya, bukan dukungan hukum yang diterima, justru video tersebut diblokir oleh platform, memunculkan tanda tanya besar: Siapa yang terganggu dengan konten kebenaran ini?

“Video kami tidak mengandung unsur SARA, tidak mengandung pornografi, hanya menampilkan realita di lapangan. Kenapa harus diblokir?,” ujar salah satu jurnalis Tulisfakta.com dengan nada kecewa.

Respons dari masyarakat pun mengalir. Sejumlah tokoh menyayangkan langkah pemblokiran tersebut, karena dianggap sebagai upaya membungkam suara rakyat.

“Konten seperti itu justru penting untuk ditonton Kapolri agar beliau tahu bahwa perintahnya belum dijalankan secara maksimal oleh jajaran bawahannya. Tapi sayangnya, justru dibungkam,” tegas seorang tokoh masyarakat.

Yang lebih mengherankan, menurut redaksi, sejumlah video lain yang menampilkan konten lebih vulgar tetap bebas beredar di TikTok. Hal ini menimbulkan dugaan adanya intervensi dari pihak-pihak tertentu yang merasa kepentingannya terganggu.

“Kami menduga kuat ada pihak tertentu yang tidak nyaman dengan penelusuran kami, lalu melaporkannya agar video kami diturunkan dari platform,” ujar perwakilan redaksi.

Sebelumnya, Media Tulisfakta.com sempat memberitakan judi gelper dengan judul: Judi Gelper Kembali Marak di Pekanbaru, Mirisnya Instruksi Kapolri Diabaikan https://tulisfakta.com/judi-gelper-kembali-marak-di-pekanbaru-mirisnya-instruksi-kapolri-diabaikan/.

Saat ini, Tulisfakta.com tengah melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengungkap siapa aktor di balik pemblokiran konten tersebut. Apakah ini ulah oknum siber? Atau ada jaringan lokal yang berupaya melindungi bisnis ilegal tersebut?. (Rian/Tim)

 

Editor : Redaksi

Komentar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Selengkapnya

Index Berita