PEKANBARU TULISFAKTA.COM | | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) amankan 8 (Delapan) orang terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan sejumlah barang bukti berupa uang, Senin malam (2/12/2024).
Sebelumnya wakil ketua KPK, Nurul Ghufron membenarkan KPK telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Pejabat Daerah Kota Pekanbaru.
Saat awak Tulisfakta. com media mencoba melakukan konfirmasi lagi kepada Juru Bicara, Tessa Mahardhika Sugiarto mengatakan masalah sedang didalami.
“Terkait masalah masih didalami. Yang diamankan di pekanbaru sekitar 8 orang. Siapa saja nanti akan diupdate,” kata Tessa, Jubir KPK.
Lanjutnya, untuk barang bukti berupa uang sudah di amankan.
“Untuk jumlah masih dihitung,” sebutnya.
Menanggapi hal itu, anggota DPRD dari Fraksi PDIP Zulkardi mengatakan sangat prihatin atas prilaku Pejabat Daerah Kota Pekanbaru yang terkena OTT KPK.
“Ternyata masih banyak Oknum Pemerintah Kota Pekanbaru yang memanfaatkan anggaran daerah untuk kepentingan pribadi,” ujar Zulkardi Anggota DPRD Kota Pekanbaru Fraksi PDIP disela-sela kesibukannya jalan Sumatera, Selasa (3/12/2024).
Lanjutnya, ini harus menjadi teguran keras untuk kita semua terutama Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Riau terutama Kota Pekanbaru yang akan melakukan tindak Pidana Korupsi.
“Namanya bangkai kalau kita simpan pasti akan tercium juga,” ujarnya.
Ia juga meminta Pj Gubernur Riau untuk menentukan sikap kepada siapa diberikan amanah Pj Walikota ini.
“Pemerintahan tidak boleh kosong, jangan sampai masyarakat merasakan dampak buruk terhadap kekosongan Pemimpin Kota Pekanbaru,” pungkasnya.
Penulis : Rian
Editor : Redaksi


