Diduga Sekelompok Oknum Maxim Melakukan Pengeroyokan 

PEKANBARU, TULISFAKTA.COM | | Dugaan aksi pengeroyokan oleh sekelompok Oknum Maxim terhadap korban bernama Ade Saputra (21) terjadi di Jalan Tuanku Tambusai tepatnya didepan Indomaret Kel. Labuh Baru Timur Kec. Payung Sekaki Kota Pekanbaru, Minggu (8/9/2024) sekitar pukul 22.00 Wib.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka, lebam dan melepuh terkena api Rokok yang sengaja dimatikan di bahu sebelah kanan.

Kronologi Peristiwa bermula ketika Ade Saputra (21), memposting Hp Vivo Y03 yang merupakan milik orang tuanya di Media Sosial FB pada pukul 16.00 Wib.

“Pada pukul 21.45 Wib ada seseorang yang tidak dikenal ingin membeli Hp milik orang tua saya dan ingin bertemu di depan Indomaret di Jl. Tuanku Tambusai,” ucapnya.

Lanjutnya, setelah bertemu dengan orang yang tidak dikenal tersebut di depan Indomaret pukul 22.00 Wib, tiba-tiba orang tidak di kenal itu bertanya kepada saya dengan mengatakan, Kamu yang membuat Akun maxim ini? dan saya menjawab Iya, terus orang tidak di kenal tersebut bertanya kenapa akunnya di blokir dan menuduh saya menipu.

“Orang yang tidak saya kenal tersebut beramai-ramai membawa saya kedepan toko jaya bor dan melakukan pengeroyokan,” terang Ade Saputra didampingi Kuasa Hukumnya Frans Chaverius SH.,MH.

Kini korban bernama Ade Saputra didampingi kuasa hukumnya melaporkan peristiwa pengeroyokan tersebut di Polsek Payung Sekaki sesuai STPL nomor: LP/B/213/IX/2024/SPKT/POLSEK PAYUNG SEKAKI/POLRESTA PEKANBARU/POLDA RIAU tertanggal 10 September 2024.

Kuasa hukum korban, Adv. Frans Chaverius, S,H.,M,H desak pihak kepolisian khususnya Polsek Payung Sekaki segera tangkap pelaku pengeroyokan terhadap kliennya.

“Saya selaku kuasa hukum Ade Saputra meminta Kepada Pihak Kepolisian segera menindaklanjuti dan menangkap pelaku pengeroyokan terhadap klien saya dengan segera, kita sudah melaporkan kejadian ini di Polsek dengan pasal 170 KUHP,” tegas Frans Chaverius.

 

Penulis : Rian

Editor : Redaksi

Komentar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Selengkapnya

Index Berita