KAMPAR, TULISFAKTA.COM | | Akses Pendidikan menuju SMAN 5 di Jalan Karosin, Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung masih belum mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Pasalnya kondisi akses jalan di wilayah tersebut sangat memprihatinkan. Dimana mana masih jalan tanah, bergelombang, licin, dan becek saat musim hujan. Selain itu saat musim panas jalan juga berdebu membuat para pengendara kesulitan melintas di akses jalan tersebut.
Namun demikian, kondisi jalan ini terpaksa harus dilalui oleh warga lantaran tidak ada akses jalan lain untuk menempuh tempat sekolah dan tempat tinggal mereka.
Mirisnya lagi, selain di rasakan oleh warga sekitar, kondisi jalan ini juga menjadi keluhan para tenaga pengajar yang ada di SMAN 5 Tapung. Dimana para tenaga pengajar yang mayoritas dari luar desa setiap hari berjibaku dengan kondisi tersebut setiap hari.
Salah seorang warga yang tidak mau namanya di publikasikan menjelaskan jika setiap tenaga pengajar yang baru di sekolah tersebut selalu mengeluhkan kondisi akses jalan tersebut, bahkan dirinya mencatat semua tenaga pengajar sempat juga mengalami insiden jatuh, terpeleset, dan lainnya akibat jalan rusak tersebut apalagi disaat hujan.
“Mereka pasti mengeluh kondisi jalan untuk pertama kali, rata- rata bapak dan ibu guru pernah jatuh di jalan menuju SMA ini,” terangnya, Kamis (12/7/2024).
Lanjutnya, jalan ini mestinya harus segera diperhatikan oleh pemerintah .
“Kita berharap agar kondisi jalan yang rusak parah ini dapat menjadi perhatian. Dimana pihaknya berharap ada tindakan langsung dari Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Kampar.
Hal senada juga menjadi harapan Plh. Kepala Desa Karya Indah, Siti Meilia. S.Pd.,M.,Pd yang mana, pihaknya akan terus berupaya mencari peluang dan perhatian pemerintah agar akses jalan tersebut bisa segera di perbaiki.
“Kita berharap ada perhatian pemerintah terkhusus Dinas PUPR Kampar agar akses jalan ini bisa segera di perbaiki, ini kondisinya sangat memprihatinkan,” tandasnya.


