PEKANBARU, Tulisfakta.com | | Pemerintah Kota Pekanbaru kembali meraih pengakuan tingkat nasional. Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho SE MM, menerima penghargaan dalam rangka Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 atas keberhasilan menurunkan angka kemiskinan dan prevalensi stunting di ibu kota Provinsi Riau.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, dalam acara di Wyndham Opi Hotel Palembang, Sabtu (25/4/2026). Selain piagam penghargaan, Pemko Pekanbaru juga mendapatkan dana apresiasi sebesar Rp2 miliar yang dialokasikan khusus untuk keberlanjutan program penurunan stunting.
Bagi Agung Nugroho, capaian ini bukan hasil kerja tunggal pemerintah, melainkan buah kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat. Ia menegaskan penanganan masalah gizi buruk dan kesenjangan ekonomi tetap menjadi agenda prioritas berkelanjutan.
“Kami menjalankan program Zero Stunting sebagai fokus utama. Tujuannya jelas: memastikan tidak ada anak di Pekanbaru yang mengalami hambatan pertumbuhan akibat kurang gizi,” ujar Agung seusai menerima penghargaan.
Langkah strategis yang dijalankan pada 2025 berpusat pada penguatan garda terdepan di tingkat kelurahan. Seluruh kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dilibatkan secara penuh untuk memantau pertumbuhan anak, menyebarkan edukasi gizi seimbang, hingga mendampingi keluarga berisiko secara berkala. Pendekatan langsung ke masyarakat ini dinilai efektif meningkatkan kesadaran sekaligus mempercepat penanganan kasus yang terdeteksi.
Sementara itu, penurunan angka kemiskinan ditempuh melalui jalur pemberdayaan ekonomi dan pemerataan akses layanan dasar. Pemko memastikan setiap bantuan sosial dan program pendapatan masyarakat disalurkan tepat sasaran, tidak sekadar memberi bantuan sesaat namun membuka peluang kemandirian ekonomi.
Dana apresiasi Rp2 miliar yang diterima akan langsung dimanfaatkan untuk memperkuat intervensi gizi, pelatihan kader, serta jangkauan layanan ke wilayah yang masih membutuhkan perhatian lebih.
“Penghargaan ini bukan garis akhir, melainkan pemicu semangat baru. Kami tidak boleh puas sebelum kesejahteraan benar‑benar dirasakan merata dan kasus stunting benar‑benar hilang dari Pekanbaru,” tegasnya. (Yudi)
Editor : Jajang N


