BENGKALIS, Tulisfakta.com | | Komandan Batalyon Infanteri Tempur 952/Infanteri Banteng (Yonif TP 952/IB), Letnan Kolonel Infanteri Andi Supartono S.St. Han., S.I.P., mengerahkan personel dan peralatan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Jalan Abdul Karim, Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau, pada Rabu (12/8/2026). Kebakaran yang meluas hingga sekitar 5 hektare berhasil dikuasai dalam waktu lebih dari dua jam.

Pemberitaan kebakaran bermula pada pukul 14.00 WIB, ketika Danyonif menerima laporan langsung dari warga bernama Sori Masopati mengenai adanya kobaran api yang membakar kawasan tersebut. Tanpa menunda, Letkol Andi segera memerintahkan penugasan personel ke lokasi.
“Kami segera mengerahkan prajurit di jajaran Yonif TP 952/IB untuk bergerak cepat dalam upaya penanganan kebakaran,” ujar Letkol Andi kepada awak media.
Sebanyak 50 prajurit diterjunkan ke lokasi di bawah pimpinan Letda Inf Kali Siregar, didukung dua unit mobil Damkar dan dua unit mobil NPS milik Yonif TP 952/IB. Tugas utama pasukan tidak hanya memadamkan api, tetapi juga membuka akses menuju titik api serta mencegah kobaran meluas ke kawasan hutan lain maupun permukiman warga sekitar.
“Kehadiran prajurit TNI merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian terhadap bencana yang mengancam kelestarian lingkungan serta keselamatan masyarakat,” tegas Letkol Andi.
Dalam pelaksanaan tugas, seluruh personel diwajibkan mengutamakan keselamatan diri, mengingat medan yang terjal, kondisi vegetasi yang kering, serta cuaca yang mempercepat penyebaran api. Letkol Andi menegaskan pihaknya akan terus menjaga koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mengendalikan situasi.
Berdasarkan keterangan Kepala Desa Simpang Padang, M. Nazrin, lahan yang terbakar mencakup area milik Masayo Group dan kavlingan milik Sdr. Hardy. Berkat kerja cepat dan sinergi antarunsur, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 16.35 WIB dengan kondisi kegiatan berjalan aman.
Letkol Andi berharap sinergi seluruh pihak dapat terus ditingkatkan guna mempercepat penanganan kebakaran dan meminimalkan dampak terhadap lingkungan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan, serta segera melaporkan setiap titik api kepada pihak berwenang.
“Melalui kolaborasi seluruh elemen, diharapkan kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” tutupnya.
Penulis : M. Khaidir
Editor : Redaksi


