Terlapor Masih Menghirup Udara Bebas, Korban Minta Keadilan.

PEKANBARU, TULISFAKTA.COM | | Korban penganiayaan YL, seorang warga Tenayan Raya, merasa sangat kecewa karena luka-lukanya akibat serangan empat pelaku belum mendapatkan keadilan.

Peristiwa penganiayaan terjadi pada 22 September 2024, dan laporan resmi telah dibuat ke Polresta Pekanbaru. Meskipun sudah hampir empat bulan berlalu, para pelaku masih bebas dan menimbulkan kekhawatiran bagi korban.

Laporan tersebut telah diterima dengan nomor resmi Nomor:LP/B/863/IX/2024/SPKT/Polresta Pekanbaru/Polda Riau tertanggal 22 September 2024.

Ketika awak media mengkonfirmasi kepada Penasehat Hukum Korban MARDUN, SH., CTA dari Kantor Hukum ETOS membenarkan laporan tersebut.

“Benar adanya dugaan penganiayaan yang dialami klien kami telah dilaporkan pada taggal 22/09/2024, telah diperiksa 2 orang saksi AP dan Z warga Jl. Hangtuah. Dari yang diduga adanya pelaku sejumlah 13 orang kini telah mengkerucut dikantongi sekitar 4 (empat) identitas diduga pelaku penganiaayaan atas nama RS als. Rido Lambe, MRW als Rido Kopral, G als Andi dan FM. Penyelidik sempat mengagendakan mediasi namun Terlapor tidak ada yang hadir,” ujarnya, Rabu (1/1/2025).

Lanjutnya, Saat ini penyelidikan masih berlanjut dan diharapkan ada kepastian hukum untuk memberikan keadilan bagi korban.

“Korban hanya mencari keadilan dan meminta perhatian dari penegak hukum agar pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatan mereka,” pungkasnya.

 

Punulis : Rian

Editor : Redaksi

Komentar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Selengkapnya

Index Berita