PEKANBARU, TULISFAKTA.COM | | Bantuan 3000 Boxs Paket Premium Ramadhan Bahagia 1445 H / 2024 M senilai Rp. 1.600.500.000 dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Inhil sampai saat ini masih penuh tanda tanya. Sebab permasalah ini sudah menjadi polemik ditengah masyarakat Kabupaten Inhil.
Polemik ini muncul disaat adanya temuan administrasi hasil audit oleh Kementerian Agama terhadap BAZNAS Inhil.
Sebelumnya pihak BAZNAS Inhil mengatakan penyaluran paket premium ramadhan bahagia 1445 H / 2024 M itu diambil alih oleh Tim Pemkab Inhil masa Pj Bupati Herman yang sampai saat ini data tersebut belum diterima BAZNAS Inhil.
Sedangkan Pemkab Inhil, Pj Bupati Herman mengatakan bahwa Pihak Baznas minta Pemkab Inhil untuk menyalurkan bantuan tersebut karena katanya tujuannya ingin menyalurkan kepada masyarakat yang terkena stunting dan juga menyebutkan data tersebut sudah diserahkan ke BAZNAS Inhil.
Yang menjadi polemik masyarakat sekarang yaitu masyarakat meminta pihak BAZNAS Inhil membuka data mustahik tersebut dan apakah penyalurannya sudah sesuai mustahik yang membutuhkan?
Saat awak media tulisfakta.com mencoba mengkofirmasi ke Ketua BAZNAS Provinsi Riau H. Masriadi Hasan, Lc.,M.Sha seperti apa tanggapan beliau terhadap temuan administrasi hasil Audit oleh kementerian Agama dan pihakmengatakan belum dapat memberikan komentar.
“Maaf saya belum bisa komentar. Karena saya belum tau persis apa yang terjadi. Kita akan coba mempertanyakan pokok permasalahannya seperti apa ke BAZNAS Inhil,” ujar Ketua Baznas Provinsi Riau, Jum’at (20/9/2024).
Lanjutnya, terima kasih atas informasi rekan media yang telah membantu kita sama-sama untuk mengawas dana Umat ini.
“Kita akan memberikan statment nanti setelah kita panggil pihak BAZNAS Inhil,” pungkasnya.
Penulis : Rian
Editor : Redaksi


