MALANG, Tulisfakta.com | | Ketua Umum Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK), Abd. Aziz—yang juga merupakan Pendiri dan Mitra Pengelola Senior Firma Hukum PROGRESIF LAW Jakarta serta Ketua Umum Kaukus Intelektual Nahdlatul Ulama (KALAM NU)—melakukan pertemuan strategis dengan Kiai Imam Jazuli, Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon sekaligus mantan kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Pertemuan berlangsung di Resto 52, Kota Malang, Jawa Timur, pada Kamis (17/9) siang, turut dihadiri istri Ketua Umum GMPK, Lika Rahmawati Aziz.
Suasana diskusi berjalan akrab dan sarat gagasan, mencakup sejumlah agenda pokok: tantangan serta urgensi penguatan advokasi bagi dunia pesantren, ikhtiar pemajuan lembaga Nahdlatul Ulama, penegakan sistem meritokrasi dalam kaderisasi organisasi, hingga pembahasan tentang semangat hidup yang berorientasi memberi, bukan sekadar menerima.
Kiai Imam Jazuli, alumni Jurusan Teologi dan Filsafat Universitas Al-Azhar, Kairo—Mesir—dikenal dengan keunikan pemikirannya: memadukan spiritualitas nilai-nilai klasik yang kokoh dengan keterbukaan terhadap dinamika kebudayaan, kepedulian sosial, serta pemikiran strategis yang relevan dengan tuntutan zaman. Karakter pemikiran inilah yang menjadi warna khas memperkaya cakrawala pertukaran gagasan dalam pertemuan tersebut.
Abd. Aziz menyampaikan bahwa substansi mendalam dari seluruh pembicaraan akan dipublikasikan secara lengkap melalui media arus utama.
“Insya Allah kita akan bertemu kembali pada Jumat di Cirebon. Sehat dan sukses selalu, Gus,” ujarnya menutup catatan pertemuan tersebut.
Penulis : Bintang
Editor : Jajang N


