24 Kader Pertama SBH Puskesmas Melur Resmi Dikukuhkan, Jadi Jembatan Layanan Kesehatan dan Masyarakat

PEKANBARU, Tulisfakta.com | | Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru secara resmi mengukuhkan Angkatan Pertama Pangkalan Saka Bakti Husada (SBH) Puskesmas Melur pada Sabtu (3/10/2026). Pengukuhan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Kamabisaka SBH Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, S.STP., M.Si., menandai tonggak baru keterlibatan pemuda dalam pembangunan kesehatan wilayah.

Pembentukan pangkalan ini telah dirintis sejak April 2026 melalui rangkaian persiapan, pembinaan, dan seleksi. Sebanyak 60 warga mendaftar, dan setelah proses penilaian, 24 orang terpilih menjadi kader pertama yang resmi dilantik.

Hazli Fendriyanto menegaskan kehadiran SBH bukan sekadar seremonial, melainkan wadah strategis mencetak generasi muda yang peduli, berpengetahuan, dan terampil di bidang kesehatan.

“SBH adalah wadah untuk mencetak kader kesehatan yang tangguh, terlatih, dan dekat dengan masyarakat. Angkatan pertama ini adalah pelopor yang diharapkan menjadi teladan, penggerak, sekaligus mitra tenaga kesehatan di lapangan,” ujar Hazli.

Ia menekankan pembangunan kesehatan tidak dapat berjalan sendiri, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Para kader diharapkan tidak hanya menyampaikan informasi kesehatan yang akurat, tetapi juga mendorong warga menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Jadilah kader yang disiplin, bertanggung jawab, rendah hati, dan mampu memberikan manfaat nyata. Jaga nama baik diri, organisasi, dan institusi kesehatan,” pesannya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Melur, dr. Elmi Astrabel, M.K.M., menyambut baik terbentuknya SBH sebagai ruang partisipasi pemuda yang memperkuat peran Puskesmas di wilayah kerjanya.

“Kehadiran mereka akan menjadi jembatan antara Puskesmas dan masyarakat. Kader SBH dapat membantu menyampaikan edukasi, informasi kesehatan, serta mengajak warga lebih peduli terhadap kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan,” jelas dr. Elmi.

Kegiatan promotif dan preventif seperti penyuluhan kesehatan, kampanye kebersihan, hingga deteksi dini masalah kesehatan di lingkungan menjadi bidang utama yang akan didukung para kader ini.

24 Peserta yang lulus kader SBH.

Dr. Elmi juga mengapresiasi tingginya antusiasme warga yang mendaftar. Ia berharap 24 kader yang dikukuhkan dapat menjadi contoh bagi pemuda lain untuk ikut berperan aktif.

“Ini langkah awal yang penting. Kami berharap mereka menjadi pelopor, mengajak masyarakat bersama-sama membangun kesadaran hidup sehat,” pungkasnya.

Dengan terbentuknya Pangkalan SBH Puskesmas Melur, diharapkan terjalin sinergi yang makin kokoh antara tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat, sehingga upaya peningkatan derajat kesehatan dapat menjangkau lebih luas dan berjalan berkelanjutan.

 

Penulis : Rian

Editor : Jajang N

Komentar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Selengkapnya

Index Berita